Tampilkan postingan dengan label jarkom. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jarkom. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Agustus 2012

DHCP pada router


DHCP pada ROUTER

Masih inget kan tentang pengantar DHCP ini http://www.phc.web.id/2010/11/apa-itu-dhcp.html dan materinya http://www.phc.web.id/2010/11/membuat-jaringan-dhcp-pada-kelas-c.html pas kuliah kemaren, dosenku nyeletuk jelasin tentang DHCP pada Router, wah keren ne, ISTIMEWA, ayo kita coba...
Intinya kan, kalo kita menghubungkan 1 router dan 1 komputer, agak ribet ketika harus setting gatewaynya pada Komputer, nah, hal itu sekarang bisa kita atasi dengan memberikan DHCP pada Router, yang akhirnya pada Komputer sendiri akan mendapatkan IP ADDRESS secara otomatis,,,oke kita perhatikan gambar dibawah ini...
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiXKO05GKZcjq-UjnNj41UkvjkC6Z7Kmz_zEdlIRD_dgOk7twnFNDZoFZsbmpdQTr4_kxzTk8bpUujo-ccV9k8JjOXCL7AYxPDdhstbSC4_4RIYYAU7xljCSXxvpNp0pOg39ScVsMornYtR/s400/dchp.jpg
Gambar 1 : Design Awal DHCP Router

Langkah awal adalah memberikan ip address pada router (interface fa0/0)
  • Klik 2x pada Router
  • Masuk pada Tab CLI
  • Jika ada pertanyaan langsung aja ketik "no" langsung enter 2x
  • Setelah itu akan tampil tampilan prompt Router

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjZHGiiRzRYjnlRxFUfsB_nmsBY-RP6zw1-ata-SuQhRkLEzm4nCV4IJEjx8yc2r5I9ZoLR80eA2WNwykIz2Eozu3XMPi6AS_a_p-dJRMcTaUvlf1qyNP8qOCS-RiRB9q9e6C79b7k6Is8j/s400/dhcp2.jpg
Gambar 2 : Setting awal IP ADDRESS pada Router

  • Sampai pada langkah ini, router sudah hidup dan memiliki ip address, sekarang tinggal kita lanjutkan dengan memberikan setting DHCP
  • Perhatikan kelanjutannya

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOEBrfGc8Z-Vz5sRkhCWnoeaY6K5fHYEmqqf77rRY_yOKSPigjmLfKTvaISZWrOK2B6BdTN97KvrQ4FH6MjNZRJi17na5RM5jvY_NIPFeKh-4N4ZqXM0U1A6gjrKzn2lfdmI70AqyGqTjc/s400/dhcp3.jpg
Gambar 3 : Setting dhcp pada router

  • sekarang perhatikan perubahan pada design jaringan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhsjJEM5vOM91xnckGl3aa9EHMiayxwP_uorf2L79MKOfOZfJb-S5R0Bsu-1IFruJEAleWAOB8JfGnAa-RTOH2zhGIOerP6B_XSuPNYs3qom6XdpcBgsdjSOUNGNwAX1lrw9hwkyJ8qtBcy/s400/dhcp4.jpg
Gambar 4 : Semua lampu merah akan berubah menjadi hijau

  • Nah, setelah router sudah kita setting, tiba saatnya untuk memberikan dhcp address pada komputer
  • Klik 2x pada Komputer
  • Masuk pada Tab Desktop - IP Configuration
  • Jika sudah muncul kotak dialog - Langsung aja pilih DHCP seperti gambar berikut ini

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjvVccqstVQRLgFXm7uR5l9B9OBzmXs1gFAcQsNtGQ_DKVicYB4dCjxFFuDaJeWXQzY86EZkAJ33VK3Nv6V54YTohk6_N0kD4zWgkAVVWHm0UfG826wRpkwjzRzCGSilaaVSoEwJ9REhDA3/s400/dhcp5.jpg
Gambar 5 : DHCP pada Komputer

  • Oke, sukses untuk memberikan DHCP pada routernya, sekarang materi ini bisa temen2 lanjutin dengan studi kasus dibawah ini
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4ksDKoatcLUju32onDdlam4YV9rs6CyQsDFFfCrNKcq1XGF5KK1DAJfOQ9WWqyCUbjbkae-yCettobzq0jUGt8oH2zkjtsOFR01EBKIE-NczFzMyA_aIYyU7XJ_4lA6nMuXtcLD3hAuzw/s400/dhcp6.jpg
Gambar 6 : Studi Kasus

Oke guys, sampai disini dulu materinya, bisa dikembangkan ya, semoga bermanfaat, sampai jumpa lagi dimateri berikutnya tentang OSPF...

studi kasus ip router


Studi Kasus “ip route”

Wah guys, ini materinya sulit ya, kemaren pak opeck jelasinnya cepet puol…express…ini ne aku coba untuk buatkan artikelnya…

Intinya,,,sintag dasarnya seperti ini…

Ip route <destination> <subnet mask> <next hop address>

Keterangan :
-          Ip route : perintah untuk membuat static routing
-          Destination : network tujuan yang hendak ditambahkan
-          Subnet Mask : subnet mask yang digunakan dalam network
-          Next hop address : alamat dari router yang menghubungkan router dan router atau router tujuan

Oke, sekarang coba kita buat jaringan seperti dibawah ini…

1.jpg
Gambar 1 : Design Jaringan Router untuk ip route

Langkah-langkah :
1.       Atur ip address PC01 menjadi 192.168.1.10 dengan subnet mask 255.255.255.0 gateway 192.168.1.20
2.       Atur ip address PC02 menjadi 192.168.2.10 dengan subnet mask 255.255.255.0 gateway 192.168.2.20
3.       Klik 2x router dan atur setiap interfacenya dengan masuk pada tab CLI…
4.       Misal pada router 0 :
a.       Jika ada pertanyaan awal ketik ‘no’ aja
b.      Kemudian Enter dan Enter sampai muncul seperti ini…
c.       Router>enable --> ‘mengaktifkan router’
d.      Router#configure terminal --> ‘configurasi router’
e.      Router(config)#interface fa 0/0 --> ‘mengaktifkan ethernet 0/0’ – sesuaikan dengan pengaturan awal 0/0 atau 0/1’
f.        Router(config-if)#ip address 192.168.1.20 255.255.255.0 --> ‘memberikan ip address dan subnet mask’
g.       Router(config-if)#no shutdown --> ‘router tidak boleh mati’
h.      Router(config-if)#exit --> ‘keluar dari Ethernet 0/0’
i.         Router(config)#interface fa 0/1 --> ‘mengaktifkan Ethernet 0/1’
j.        Router(config-if)#ip address 172.16.10.1 255.255.255.252 --> ‘memberikan ip address dan subnet mask’
k.       Router(config-if)#no shutdown --> ‘router tidak boleh mati’
l.         Router(config-if)#exit --> ‘keluar dari Ethernet 0/1’
m.    Router(config)#exit --> ‘keluar dari konfigurasi router’
n.      Router#write --> ‘menyimpan perintah-perintah sebelumnya agar router dapat berjalan normal’
5.       Lakukan hal yang sama pada router 1 :
a.       Jika ada pertanyaan awal ketik ‘no’ aja
b.      Kemudian Enter dan Enter sampai muncul seperti ini…
c.       Router>enable
d.      Router#configure terminal
e.      Router(config)#interface fa 0/0
f.        Router(config-if)#ip address 192.168.2.20 255.255.255.0
g.       Router(config-if)#no shutdown
h.      Router(config-if)#exit
i.         Router(config)#interface fa 0/1
j.        Router(config-if)#ip address 172.16.10.2 255.255.255.252
k.       Router(config-if)#no shutdown
l.         Router(config-if)#exit
m.    Router(config)#exit
n.      Router#write
6.       Oke, pengaturan ip addres pada setiap router sudah dilakukan, namun, hal ini tidak serta merta PC01 dan PC02 langsung terhubung, coba aja diping, setiap computer belum bisa connect namun sudah reply dari router sehingga keterangan resmi dari PC02 adalah destination host unreachable…

2.jpg
Gambar 2 : Sudah terhubung namun masih destination host unreachable

7.       Selanjutnya adalah setting ip route…
8.       Pada router 0
a.       Press RETURN to get started. --> ‘langsung aja enter’
b.      Router>enable --> ‘mengaktifkan router kembali’
c.       Router#configure terminal --> ‘masuk pada konfigurasi router’
d.      Router(config)#ip route 192.168.2.0 255.255.255.0 172.16.10.2
e.      Router(config)#exit --> ‘keluar dari konfigurasi router’
f.        Router#write --> ‘lakukan penyimpanan’
9.       Pada router 1
a.       Press RETURN to get started. --> ‘langsung aja enter’
b.      Router>enable --> ‘mengaktifkan router kembali’
c.       Router#configure terminal --> ‘masuk pada konfigurasi router’
d.      Router(config)#ip route 192.168.1.0 255.255.255.0 172.16.10.1
e.      Router(config)#exit --> ‘keluar dari konfigurasi router’
f.        Router#write --> ‘lakukan penyimpanan’
10.   Sekarang kita coba melakukan ping dari PC02 ke PC01…lihat hasilnya…

3.jpg
Gambar 3 : Reply…

11.   Oke guys, semoga bermanfaat ya…selanjutnya coba studi kasus lagi…buatkan saya design seperti ini…

4.jpg
Gambar 4 : Ini yang dari P. Taufiq,,,ayo dibuat…



membuat jaringan wireleess


Membuat Jaringan Wireless…

Kemaren aku sempet mencoba tuk mensetting TP-LINK TL-WR berapa gitu…untuk Access Point Wireless, tapi saying, karena kurangnya pengalaman, akhirnya gagal, belum total nyoba untuk keburu diambil alatnya ama temenku…yaudah gpp…hehehehe…

Nah, ini aku coba sharing ilmu untuk membuat sebuah jaringan wireless sederhana dengan menggunakan Cisco Packet Tracer 5.3

1.jpg
Gambar 1 : Design Jaringan Wireless dengan menggunkan PC

Nah, guys, kalau kita menggunakan PC standart seperti diatas, untuk jaringan wireless, kita harus memasangkan peralatan baru untuk PC tersebut, berupa Wireless LAN, karena secara default, PC tersebut hanya mempunyai sebuah LAN Card, tanpa WLAN..

Oke, kita coba memasangnya…

1.       Klik 2x pada PC01, akan tampil kotak dialog seperti dibawah ini…

2.jpg
Gambar 2 : Proses Pemasangan WLAN Card pada PC

2.       Klik point (1) untuk menampilkan keseluruhan pada PC
3.       Klik point (2) untuk mematikan PC, hal ini harus dilakukan atau PC harus mati sebelum kita memasang WLAN Card
4.       Klik point (3) Linksys merupakan merk WLAN yang akan kita pasang pada PC kita.
5.       Klik point (4) point ini merupakan LAN yang akan kita lepas dan kita ganti WLAN, cara melepasnya, klik tahan pada point no 4, lalu tarik pada point no5…sampai kelihatan kosong seperti gambar dibawah ini…

3.jpg
Gambar 3 : LAN Card sudah dilepas dari PC

6.       Berikutnya adalah memasang WLAN Card, caranya, klik tahan point no5, dan geser atau tarik pada point no 4, sampai berubah menjadi seperti berikut…

4.jpg
Gambar 4 : WLAN Card sudah terpasang

7.       Jika langkah ke-6 sudah dilakukan, PC harus dihidupkan untuk mensettting IP Address, klik pada tanda merah gambar 4.
8.       Berikutnya, atur ip address PC01 menjadi 192.168.2.1
9.       Lakukan hal yang sama pada PC02 dan atur ip addressnya menjadi 192.168.2.2
10.   Jika sukses, gambar terakhir yang dapat kita lihat adalah seperti berikut….

5.jpg
Gambar 5 : Keren juga ya, kayak sungguhan aja,,,whehehehe…ada signalnya tuh…

11.   Sekarang coba kita ping dari PC01 ke PC02…apa yang akan terjadi…

6.jpg
Gambar 6 : Alhamdulillah, ping sukses,,,dan pelajaran selanjutnya akan kita lanjutkan dengan study kasus…oke…

7.jpg
Gambar 7 : Study Kasus, cobalah buat dan setting jaringan seperti diatas…